Selasa, 24 Februari 2026

WiFi


Mengenal WiFi: Penjelasan, Cara Kerja, hingga Fungsinya!


Di era serba canggih ini, kurang rasanya jika suatu tempat tidak dilengkapi dengan jaringan WiFi. Jaringan WiFi semakin banyak dicari karena internet jadi salah satu kebutuhan yang mendukung aktivitas sehari-hari. Selain untuk mengakses internet, apa saja fungsi WiFi dan kelebihannya? Berikut ini penjelasannya.




Apa Itu WiFi?

Apa Itu WiFi?

WiFi merupakan jenis jaringan nirkabel yang banyak digunakan berbagai perangkat seperti handphone dan laptop agar bisa mengakses internet tanpa perlu menghubungkan kabel tambahan lagi. Meskipun sering kali disamakan dengan internet, jaringan WiFi sendiri bekerja sebagai perantara yang menyalurkan koneksi internet sesuai standar protokol jaringan.

Sejarah Singkat WiFi

Sejarah Singkat WiFi

WiFi pertama kali ditemukan di tahun 1985 oleh insinyur asal Amerika menggunakan teknologi penyebaran spektrum radio. Kemudian, jenis jaringan ini mulai dikembangkan oleh para engineer Amerika Serikat yang bekerja di IEEE atau Institute of Electrical and Electronic Engineer dengan standar teknis perangkat nomor 802. 11b, 802. 11a, dan 802. 16.

Kemudian, pada tahun 2000, jenis jaringan ini diperkenalkan oleh WiFi Alliance dengan nama WiFi. Pada tahun 2003, WiFi dirilis dengan standar 802.11g yang kinerjanya lebih cepat dan bisa mencakup jarak yang lebih jauh. Dari situ, WiFi terus dihadirkan dengan standar yang meningkat agar bisa memberikan kecepatan tinggi dan cakupan area yang lebih luas.

BACA JUGA: 5 Cara Melihat Password WiFi di Laptop Windows dan MacBook

Cara Kerja WiFi

Cara Kerja WiFi

WiFi bekerja dengan dukungan dari gelombang radio sebagai jalur untuk transfer data. Sinyal gelombang radio tersebut akan dikirim ke router yang memiliki tugas sebagai decoder atau menerjemahkan kode. Setelah sinyal selesai diterjemahkan oleh router, data pun siap untuk dikirim sebagai jaringan internet.

WiFi juga bekerja dengan sistem dua arah. Dengan sistem ini, WiFi bisa memperoleh data dari internet dan melewati router secara bersamaan sehingga berubah menjadi kode, lalu dikirimkan ke adaptor komputer nirkabel dalam bentuk sinyal radio.

BACA JUGA: 4 Cara Melihat Password WiFi di HP, untuk Android dan iPhone!

Fungsi WiFi

Fungsi WiFi

WiFi memiliki beberapa fungsi yang bisa membantu pekerjaan Anda sehari-hari. Berikut ini fungsi yang dimiliki oleh WiFi.

Menghubungkan Perangkat ke Internet

WiFi berfungsi untuk menghubungkan beberapa jenis perangkat satu sama lain, mulai dari handphone, laptop, komputer, perangkat smart home, hingga printer. Misalnya, dengan menghubungkan WiFi ke laptop, Anda bisa menyelesaikan tugas dengan mudah.

Membuat Jaringan Lokal (LAN) Nirkabel

Fungsi selanjutnya dari WiFi adalah membuat jaringan lokal LAN nirkabel. Artinya, WiFi bisa menciptakan jaringan tanpa bantuan kabel dan mengizinkan perangkat agar bisa terhubung satu sama lain dengan efisien.

Mendukung Perangkat Smart Home

WiFi memiliki fungsi yang penting untuk mendukung perangkat smart home. Dengan kehadiran WiFi, Anda bisa mengontrol berbagai perangkat smart home menggunakan kontrol nirkabel dari jarak jauh. Selain itu, perangkat smart home juga bisa berinteraksi secara efisien hanya melalui jaringan internet dan memanfaatkan fitur asisten suara seperti Google Assistant. Anda pun bisa mengontrol menggunakan suara saja.

BACA JUGA: Perbedaan Router dan Modem, Tak Sama tapi Saling Melengkapi

Kelebihan WiFi

Kelebihan WiFi

Di bawah ini merupakan beberapa kelebihan WiFi yang bisa Anda ketahui.

Koneksi Tanpa Kabel yang Praktis

Kelebihan pertama dari WiFi adalah menghubungkan internet dengan perangkat di area mana saja tanpa memakai kabel tambahan seperti kabel LAN. Kelebihan ini menawarkan tingkat fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi sehingga Anda bisa menggunakannya dengan mudah.

Bisa Tersambung ke Banyak Perangkat Sekaligus

WiFi juga bisa tersambung ke berbagai jenis perangkat, mulai dari handphone, komputer, laptop, tablet, hingga perangkat IoT dalam waktu yang bersamaan. Hal tersebut membuat pemakaian WiFi jadi lebih efisien. Apabila kecepatan WiFi yang digunakan tinggi, jaringan komputer atau handphone saat mengakses internet pun jadi lebih cepat.

BACA JUGA: Simak Daftarnya! Ini HP Keluaran Terbaru 2025 dan Harganya

Mudah Diinstalasi dan Dipindahkan

WiFi juga memiliki kelebihan pada instalasinya. Jaringan ini mudah untuk diinstal dan dipindahkan ke area yang berbeda. Caranya, Anda hanya cukup menghubungkan perangkat yang baru dengan router. Selain itu, jaringannya juga bisa ditingkatkan dengan cara memperbarui perangkat dengan versi terbaru atau membeli perangkat tambahan.

Kompatibel dengan Banyak Perangkat Modern

Jaringan WiFi memiliki fleksibilitas yang tinggi dan kompatibel untuk digunakan banyak perangkat terbaru. Karena kompatibel, Anda pun bisa mengakses jaringan internet dari berbagai perangkat sehingga mudah untuk digunakan di mana pun.

BACA JUGA: Daftar HP 5G Murah Terbaik 2026, Harga Pas di Kantong!

Kekurangan WiFi

Kekurangan WiFi

Jaringan WiFi juga memiliki kekurangannya sendiri. Penasaran apa saja kekurangannya? Simak informasi di bawah ini.

Kecepatan Bisa Terganggu

Jaringan WiFi masih memiliki jangkauan terbatas, khususnya jika tedapat penghalang fisik sehingga kecepatannya dapat terganggu. Kecepatan WiFi juga bisa berbeda-beda, tergantung dengan jumlah perangkat atau jarak antara WiFi dan perangkat yang digunakan.

Selain itu, kecepatan juga bisa terganggu apabila terlalu banyak handphone yang terhubung ke WiFi. Hal tersebut disebabkan karena bandwidth yang terbagi sehingga kecepatan internet jadi semakin lambat. Untuk mencegah akses sembarangan, Anda bisa mengganti password WiFi.

Selain itu, posisi router WiFi yang tidak strategis juga bisa mempengaruhi kecepatan jaringan. Misalnya, jika router berada di dekat tembok yang tebal atau sudut ruangan sehingga jangkauannya terbatas.

Rentan terhadap Gangguan Sinyal

Sinyal WiFi juga bisa terganggu apabila terdapat gangguan sinyal dari perangkat elektronik lainnya, seperti microwave atau jaringan WiFi dari router lainnya. Saat terjadi gangguan, koneksi internet pun akan berjalan lebih lambat.

Konsumsi Daya Lebih Besar pada Perangkat

Kekurangan terakhir dari WiFi adalah konsumsi daya perangkat yang lebih besar saat terhubung ke WiFi dibandingkan perangkat yang terhubung ke internet dengan kabel. Penggunaan baterai saat terkoneksi dengan WiFi pun jadi lebih boros, kecuali jika Anda menggunakan handphone dengan kapasitas super besar.

Mikrotik

 Pengertian Mikrotik : Fungsi, Jenis-jenis, Kelebihan & Kekurangan, Cara Setting Mikrotik

Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak berbasis Linux yang digunakan untuk mengelola jaringan komputer. Mikrotik dikenal luas karena kemampuannya dalam mengatur lalu lintas data, melakukan manajemen bandwidth, firewall, dan berbagai fitur jaringan lainnya.

Sistem operasi ini dibuat untuk digunakan pada perangkat router dan juga tersedia dalam bentuk software bernama Mikrotik RouterOS, yang bisa diinstal pada komputer sehingga dapat berfungsi sebagai router jaringan. Selain itu, Mikrotik juga mengembangkan perangkat keras yang disebut Mikrotik RouterBOARD, yang memiliki sistem operasi Mikrotik RouterOS terintegrasi.

Sejarah Mikrotik

Mikrotik pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Mikrotikls yang berbasis di Latvia pada tahun 1996. Awalnya, Mikrotik dirancang untuk membantu penyedia layanan internet (ISP) dalam membangun dan mengelola jaringan dengan biaya yang lebih murah namun tetap memiliki performa tinggi.

Perkembangan Mikrotik dimulai dari implementasi routing berbasis Linux yang kemudian dikembangkan menjadi RouterOS dengan fitur yang lebih lengkap. Seiring waktu, Mikrotik semakin populer dan menjadi salah satu solusi jaringan yang banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk bisnis, pemerintahan, pendidikan, dan penyedia layanan internet (ISP).

Fungsi Mikrotik

Saat inii banyak sekali jaringan lokal yang menggunakan mikrotik. Karena secara umum mikrotik memiliki berbagai fungsi utama dalam pengelolaan jaringan. berikut ini beberapa fungksi dari penggunaan jaringan mikrotik, antara lain:

  1. Router: Menghubungkan berbagai jaringan dan mengatur lalu lintas data di dalamnya.
  2. Firewall: Mengamankan jaringan dengan memfilter paket data yang masuk dan keluar.
  3. Manajemen Bandwidth: Membatasi dan mengalokasikan penggunaan bandwidth sesuai kebutuhan.
  4. VPN (Virtual Private Network): Membantu menghubungkan jaringan secara aman melalui internet.
  5. Hotspot Gateway: Mengelola jaringan WiFi publik dengan fitur login berbasis halaman autentikasi.
  6. DNS Server: Mengelola permintaan DNS secara lokal untuk mempercepat akses ke situs tertentu.
  7. Monitoring dan Logging: Menganalisis lalu lintas jaringan dan mencatat aktivitas yang terjadi.

Jenis-Jenis Mikrotik

Setelah berbagai macam pengembangan dan update yang dilakukan, sekarang mikrotik memiliki beberapa jenis yang banyak digunakan. Pada dsarnya mikrotik dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama, yaitu:

A. Mikrotik RouterOS

Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi berbasis Linux yang bisa diinstal pada komputer dan berfungsi sebagai router. RouterOS memiliki berbagai fitur jaringan yang mendukung kebutuhan pengelolaan jaringan secara profesional.

B. Mikrotik RouterBOARD

RouterBOARD adalah perangkat keras (hardware) yang telah dilengkapi dengan RouterOS. RouterBOARD dirancang khusus sebagai router siap pakai dengan berbagai spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Beberapa seri RouterBOARD yang populer antara lain:

  • RB750: Router kecil dengan fitur lengkap untuk skala kecil dan menengah.
  • RB1100: Router dengan performa tinggi untuk kebutuhan jaringan yang lebih kompleks.
  • RB3011: Router yang memiliki banyak port dan fitur tambahan seperti USB dan layar LCD.

Baca juga: Cara Menyusun Kabel Straight dan Crossover dengan Mudah

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Mikrotik

Penggunaan mikrotik sendiri tentunya memiliki kelebihaan dan kekurangan masing-masing. Namun jika dilihat dari kelebihan yang anda dapatkan jika menggunakan jaringan mikrotik tentu saja manfaatnya banyak sekali. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari menggunakan jaringan mikrotik, antara lain:

Kelebihan Mikrotik

  1. Harga Terjangkau
    Dibandingkan dengan perangkat jaringan lain seperti Cisco, Mikrotik menawarkan solusi yang lebih murah dengan fitur yang cukup lengkap.
  2. Mudah Dikustomisasi
    Mikrotik memungkinkan pengguna untuk mengonfigurasi berbagai fitur sesuai kebutuhan, seperti firewall, routing, hotspot, dan bandwidth management.
  3. Antarmuka yang User-Friendly
    Dengan WinBox, Mikrotik menyediakan GUI yang memudahkan pengguna dalam melakukan konfigurasi tanpa harus menggunakan command line.
  4. Fitur Lengkap
    Mikrotik mendukung berbagai fitur jaringan seperti VPN, QoS, Load Balancing, VLAN, Firewall, DNS Cache, dan lainnya.
  5. Komunitas dan Dokumentasi yang Luas
    Banyak forum dan tutorial online yang bisa membantu pengguna dalam mengatasi permasalahan atau belajar konfigurasi Mikrotik.
  6. Stabil dan Handal
    Mikrotik bisa berjalan dalam waktu lama tanpa mengalami kendala berarti, terutama jika dikonfigurasi dengan baik.
  7. Dapat Digunakan di Hardware Standar
    RouterOS bisa diinstal di PC biasa, sehingga memungkinkan penggunaan hardware non-Mikrotik sebagai router.

Kekurangan Mikrotik

  1. Kurang Stabil untuk Trafik Tinggi
    Jika dibandingkan dengan perangkat high-end seperti Cisco atau Juniper, Mikrotik kurang optimal untuk menangani trafik yang sangat besar, seperti di jaringan ISP besar atau perusahaan dengan skala enterprise.
  2. Berbasis Software, Rentan terhadap Bug
    Mikrotik terus memperbarui firmware-nya, tetapi ada kemungkinan bug yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem.
  3. Belum Mendukung Beberapa Fitur Enterprise Secara Maksimal
    Beberapa fitur tingkat lanjut seperti BGP (Border Gateway Protocol) dan MPLS memang tersedia, tetapi tidak sekuat implementasi di perangkat jaringan kelas enterprise.
  4. Ketergantungan pada Lisensi
    RouterOS memerlukan lisensi untuk mengaktifkan fitur tertentu, sehingga pengguna perlu memilih lisensi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  5. Keamanan Perlu Diperhatikan
    Jika tidak dikonfigurasi dengan baik, Mikrotik bisa menjadi target serangan, terutama karena banyaknya botnet yang menargetkan perangkat Mikrotik dengan konfigurasi keamanan yang lemah.

setting jaringan mikrotik

Cara Setting Mikrotik

Bisa dibilang jika melakukan setting mikrotik itu tidak mudah, perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukannya. Berikut ini adalah langkah-langkah dasar dalam melakukan konfigurasi Mikrotik menggunakan WinBox:

A. Persiapan Awal

  1. Hubungkan perangkat Mikrotik ke komputer menggunakan kabel LAN.
  2. Download dan instal WinBox dari situs resmi Mikrotik.
  3. Jalankan WinBox dan hubungkan ke Mikrotik menggunakan MAC Address atau IP Address default (biasanya 192.168.88.1).

B. Konfigurasi IP Address

  1. Buka IP > Addresses.
  2. Tambahkan alamat IP untuk interface yang terhubung ke jaringan lokal, misalnya 192.168.1.1/24.
  3. Tambahkan alamat IP untuk interface WAN sesuai dengan penyedia layanan internet.

C. Konfigurasi DHCP Server

  1. Masuk ke IP > DHCP Server.
  2. Pilih DHCP Setup, lalu pilih interface yang digunakan untuk jaringan lokal.
  3. Ikuti langkah-langkah konfigurasi DHCP hingga selesai.

D. Konfigurasi NAT (Network Address Translation)

  1. Masuk ke IP > Firewall.
  2. Pilih tab NAT, lalu tambahkan rule baru.
  3. Atur Chain: srcnat, Out Interface: ether1 (WAN).
  4. Pada tab Action, pilih Masquerade.
  5. Klik Apply dan OK.

E. Konfigurasi Firewall

  1. Masuk ke IP > Firewall.
  2. Tambahkan rule untuk memblokir akses dari luar ke jaringan internal.
  3. Tambahkan rule untuk memfilter paket berdasarkan kebutuhan keamanan.

F. Konfigurasi Hotspot (Opsional)

  1. Masuk ke IP > Hotspot.
  2. Pilih Hotspot Setup dan ikuti langkah-langkah konfigurasi.
  3. Atur halaman login dan user yang dapat mengakses jaringan.

G. Menguji Konfigurasi

  1. Coba hubungkan perangkat lain ke jaringan Mikrotik.
  2. Uji akses internet dan pastikan semua konfigurasi berjalan sesuai rencana.

Mikrotik adalah solusi jaringan yang fleksibel dan kuat, cocok untuk berbagai kebutuhan mulai dari skala kecil hingga besar. Dengan fitur yang lengkap dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan solusi jaringan lainnya, Mikrotik menjadi pilihan utama bagi banyak administrator jaringan.

Melalui langkah-langkah konfigurasi dasar di atas, pengguna dapat dengan mudah mengatur jaringan yang aman dan efisien menggunakan Mikrotik. Jika diperlukan fitur tambahan, Mikrotik juga mendukung berbagai konfigurasi lanjutan untuk meningkatkan performa dan keamanan jaringan.

Baca juga: Apa itu Troubleshooting Jaringan & Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Minta Bantuan Tenaga Ahli Yang Profesional

Dalam melakukan setting mikrotik tentunya tidak akan mudah, hal ini bukanlah pekerjaan bagi orang awam yang tidak tahu apa-apa. Namun mengingat setting mikrotik ini memang perlu dilakukan, maka tidak salah jika kita coba untuk meminta bantuan kepada tim yang profesional dalam hal ini adalah penyedia jasa setting mikrotik yang bersertifikat. Dan salah satu penyedia layanan untuk setting mikrotik adalah ARDAKOM.

ARDAKOM merupakan penyedia layanan jasa IT service yang profesional, siap membantu anda untuk melakukan setting router mikrotik untuk berbagai keperluan baik untuk rumahan, bisnis, sekolah dll.  Dan tidak hanya layanan setting mikrotik saja, kami juga menyediakan layanan lengkap lainnya seperti Layanan setup IT, Jasa Pasang Kabel LAN, Layanan Pemeliharaam perangkat IT, Jasa Pasang WiFi dan berbagai layanan IT lain.

Pengertian Access Point: Fungsi, Jenis dan Cara Memonitoringnya


Apa Itu Access Point?

Access point (AP) adalah perangkat jaringan yang memungkinkan perangkat nirkabel seperti laptop, smartphone, atau tablet untuk terhubung ke jaringan kabel (LAN). Dengan kata lain, AP menjadi "jembatan" antara jaringan kabel dan perangkat wireless. Biasanya access point digunakan di jaringan yang lebih besar dan kompleks, seperti di kantor atau gedung bertingkat, di mana satu router tidak cukup menjangkau seluruh area.

Perlu dibedakan juga antara access point dan router. Router biasanya memiliki fungsi lebih kompleks karena bisa mendistribusikan koneksi internet ke beberapa perangkat sekaligus, melakukan NAT, firewall, dan DHCP. Sedangkan access point hanya berfokus pada penyediaan sinyal WiFi ke area tertentu dalam jaringan.

Baca Juga: Peran Firewall dalam Keamanan Jaringan Perusahaan

Cara Kerja Access Point

Access point bekerja dengan menghubungkan dirinya ke jaringan kabel (LAN) melalui kabel Ethernet. Setelah terhubung, access point akan memancarkan sinyal WiFi sehingga perangkat wireless bisa mengakses jaringan tersebut. Berikut proses kerjanya secara umum:

  1. Koneksi ke Jaringan Kabel
    Access point dihubungkan ke switch atau router menggunakan kabel LAN (Ethernet). Ini memungkinkan AP mendapatkan akses ke jaringan utama.

  2. Pemancaran Sinyal WiFi
    Setelah terhubung, AP akan memancarkan sinyal nirkabel dengan nama jaringan (SSID) tertentu. Perangkat pengguna seperti laptop atau HP dapat mencari SSID ini dan menyambungkan diri.

  3. Manajemen Data dan Pengguna
    Access point dapat mengatur siapa saja yang terhubung, membatasi bandwidth, membuat VLAN (Virtual LAN), hingga melakukan otentikasi pengguna. AP modern juga mendukung fitur keamanan seperti WPA2/WPA3 dan captive portal.

  4. Menghubungkan Perangkat Wireless ke Jaringan
    Saat perangkat wireless terhubung ke AP, perangkat tersebut akan masuk ke dalam jaringan yang sama dengan perangkat lain yang terhubung via kabel. Komunikasi antar perangkat jadi lebih mudah, baik untuk berbagi file, mengakses printer, atau terkoneksi ke internet.

Jenis-Jenis Access Point

Ada beberapa jenis access point yang umum digunakan, di antaranya:

  • Standalone Access Point
    Jenis ini berdiri sendiri dan dikonfigurasi secara manual. Biasanya digunakan di rumah atau kantor kecil.

  • Controller-Based Access Point
    Digunakan di jaringan skala besar seperti perusahaan atau kampus. AP ini dikontrol oleh Wireless LAN Controller (WLC) yang memudahkan manajemen banyak access point sekaligus.

  • Mesh Access Point
    Menggunakan konsep jaringan mesh, di mana beberapa AP saling terhubung tanpa kabel dan membentuk jaringan yang luas dan saling mendukung.


Manfaat Penggunaan Access Point

  1. Perluasan Jangkauan Jaringan WiFi
    AP sangat efektif digunakan untuk memperluas jangkauan sinyal WiFi, terutama di area yang luas atau bertingkat.

  2. Menambah Jumlah Pengguna dalam Jaringan
    Access point dapat menampung puluhan hingga ratusan perangkat tergantung spesifikasinya. Ini ideal untuk kantor atau sekolah.

  3. Konektivitas Stabil dan Cepat
    Dengan AP yang berkualitas, jaringan WiFi jadi lebih stabil dan mendukung aktivitas berat seperti streaming, video conference, dan transfer data besar.

  4. Pengelolaan Jaringan yang Lebih Baik
    AP modern memiliki fitur manajemen seperti monitoring pengguna, kontrol bandwidth, hingga pembuatan SSID terpisah untuk tamu dan internal.

  5. Skalabilitas Tinggi
    Access point memudahkan perusahaan untuk menambah cakupan jaringan secara bertahap tanpa harus mengganti infrastruktur yang sudah ada.

Kapan Anda Membutuhkan Access Point?

Access point sangat disarankan bila:

  • Area cakupan WiFi terlalu luas untuk dijangkau satu router.

  • Jumlah pengguna yang terhubung sangat banyak dan perlu distribusi beban.

  • Ingin membuat sistem jaringan terstruktur dengan SSID terpisah untuk keperluan yang berbeda.

  • Anda ingin membangun jaringan WiFi profesional untuk kantor, kafe, coworking space, hotel, atau institusi pendidikan.

Access point merupakan solusi praktis dan efisien untuk membangun jaringan WiFi yang luas, stabil, dan terstruktur. Dengan memahami cara kerja access point dan manfaatnya, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik saat merancang jaringan di rumah atau kantor.

Jika Anda mencari solusi profesional untuk instalasi access point dan perangkat jaringan lainnya, Ardakom siap membantu dengan layanan terbaik dan teknisi berpengalaman. Kami menyediakan jasa instalasi jaringan LAN dan jasa pasang WiFi untuk kebutuhan bisnis Anda

WiFi

Mengenal WiFi: Penjelasan, Cara Kerja, hingga Fungsinya! Di era serba canggih ini, kurang rasanya jika suatu tempat tidak dilengkapi dengan ...